Kemarin malam, seperti biasa saya pergi ke Fakultas Ekonomi untuk belajar bahasa Korea bersama sebuah klub Korea. Pengajarnya orang Korea asli. Sayangnya dia berwajah besar dan tidak seganteng boyband-boyband yang lagi booming sekarang. Tapi oke lah, yang jelas dia baik dan sangat lucu terlebih ketika berbicara dalam bahasa Indonesianya yang patah-patah.
Well, ada satu yang menarik perhatian saya malam itu. Jinwoo, si orang Korea ini kemarin membawa botol air mineral yang berisi minuman berwarna coklat, yang awalnya sih saya tebak itu teh. Mungkin ketika orang Indonesia yang bawa saya akan biasa saja, tapi karena ini Jinwoo saya jadi merasa lucu. Belum lagi setiap habis menerangkan materi, sedikit-sedikit dia selalu menenggak ‘teh’ yang tinggal setengah itu. Makin tertarik saja saya memperhatikannya.
Makin diperhatikan, makin tidak konsentrasilah saya mengikuti materi. Alhasil saya malah ngobrol dengan teman di sebelah, membahas apakah kira-kira minuman berwarna coklat didalam botol aqua itu? Teman saya dengan sok tau-nya bilang jangan-jangan itu minuman beralkohol. Hah? masa sih? pikir saya dalam hati. Tapi ya mungkin-mungkin saja sih. Bisa saja itu hal biasa bagi mereka.
Misal itu memang benar minuman beralkohol, saya pikir kreatif juga ya Jinwoo ‘mengemasnya’ dalam botol aqua. Tapi yang saya heran kok dia tidak mabuk ya? jangan-jangan benar Teh yang dia bawa, jadi makin penasaran. Sayangnya sampai tulisan ini diposting saya masih belum tahu minuman apa yang dia bawa malam itu. Entahlah, mungkin hanya Jinwoo dan Tuhan yang tahu.